OPINI: JANGAN SAMPAI PENDIDIKANMU MENGHALANGKAN UNSUR SENIMU

OPINI: JANGAN SAMPAI PENDIDIKANMU MENGHALANGKAN UNSUR SENIMU

Pendidikan, memang tidak harus melulu tentang pelajaran tetapi unsur seni juga harus di optimalkan juga untuk membangun generasi bangsa yang lebih kreatif. Seni merupakan bagian dari pendidikan. Dengan hadirnya peran seni dalam pendidikan untuk lebih memudahkan  membentuk karakter generasi bangsa. Proses karakter ini mengacu kepada pengetahuan, sifat, perilaku dan keterampilan seseorang. Begitu banyaknnya cara untuk mengekspresikan suasana hati kita. Yang pertama, seperti yang di jelaskan oleh Prof. Djohan, M. Si Musik Dalam Kehidupan Sehari-hari Tentu ada kenyamanan tersendiri bagi orang untuk mendegarkan musik, dalam berdo’a pun dilafalkan secara tidak langsung atau langsung pun secara seni memiliki unsur tersendiri. Dalam musik memiliki elemen-elemen tersendiri seperti nada, irama, warna suara dan tempo itu yang membuat orang menjadi candu dan merasa senang mendengarkannya. Tanpa disadari dalam segi psikologis ketika kita mendengarkan musik yang bertempo cepat detak jantung kita merasakan begitu cepat dan sebaliknya jika kita mendengarkan musik bertempo lambat detak jantung kita juga merasa lambat. Musik ini juga sebagai obat bagi orang yang sedang “Sakit” seperti mengurangi stres, meningkatkan stamina, meningkatkan kemampuan memori (bahkan orang yang lupa ingatan pun juga akan bisa kembali dengan musik yang dia sukai), meringankan rasa sakit, menghadirkan kenyamanan dan masih banyak lagi hal positif dalam musik. Musik ini sebagai sarana cara kita menuangkan emosi jiwa kita disaat kita sedih, bahagia, marah. Manfaat Belajar musik menurut Prof. Djohan, M. Si dalam bermain musik dapat meningkatkan memori jangka panjang seseorang, lebih peka dalam kesigapannnya pada indera pendengaran, peraba dan sangat mudah untuk menstimuli otak pada emosi.

Yang kedua, seperti yang dijelaskan lagi oleh Suwarno Wisetrotomo Seni, Nyeni, Dan Kecerdasan Sosial: Seni, pengetahuan dan keterampilan seniman adalah seseorang yang mempunyai kesanggupan akal untuk menciptakan suatu karya yang luar biasa. Kita sebagai generasi bangsa harus mengerti seni, mengapresiasi karya seorang seniman dan mengetahui ide-ide seniman. Bahkan kita mendengarkan musik atau memainkan musik, menonton teater, membaca suatu karya sastra itu juga bentuk dari apresiasi kita untuk menumbuhkan kemampuan kita dan otoritas dalam kehidupan kita. Sejak pertama kita menjadi siswa jenjang paling awal pun kita juga dikenalkan dengan sebuah education seperti seni rupa, tari, teater dll. Mengapa kita di haruskan mengenal seni karena dibalik itu seni memilik sosok-sosok seniman yang hebat dalam menciptakan suatu karya seni yang begitu luar biasa. Seni mengajarkan sebuah demokratisasi memberikan suatu penghargaan pada perbedaan, dan bertumpu pada argumentasi yang begitu kokoh. Seni sebagai keterampilan, banyak orang yang tidak tau berapa besar peran seni dalam suatu karya atau keterampilan mereka dapat berkarya seni, berekspresi dan menyampaikan pesan dalam suatu karya yang mereka buat seperti melalui lukisan, atau apapun itu. Seni dan realitas sosok seniman yang merekam, mewujudkan kembali suatu realitas dengan cara menyembunyikan suatu maksut dari tujuannya melalui bentuk atau ungkapan yang dibuatnya. Pengalaman dan kesenian itu penting sebuah aspirasi disampaikan secara tersamar yang berpotensi menyentuh tidak membuka konfrontasi terbuka. Pada intinya kita dapat menyimpulkan dua pendapat yang berbeda ini bahwa seni tidak selalu tentang pendidikan, kita sebagai generasi penerus bangsa kita harus bisa sekreatif mungkin mengelola seni dalam bidang pendidikan terutama pada perguruan tinggi-non seni yang notabennya tidak menjurus ke seni.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

NASKAH SIARAN RADIO

CATATAN KRITIS ATAS TULISAN KOMPAS DAN YOUTUBE