OPINI: RADIO TANTANGAN YANG TETAP EKSIS DALAM ERA DIGITAL

Dari beberapa sumber yang saya lihat dan saya baca, dengan seiring berkembangnya zaman yang makin hari makin canggih dan millenial dalam bentuk apapun terutama pada alat teknologi dan komunkasinya yang makin hari makin menjadi-jadi. Radio merupakan salah satu media massa elektronik sekaligus media jurnalistik penyiaran karena radio memiliki beberapa karakteristik yaitu : Radio dapat membangkitkan daya imajinasi khalayak pendengarnya melalui kekuatan audio. Penerimaan radio bersifat portabel. Teknologi radio sangat fleksibel. Radio merupakan media tercepat, lebih cepat dari koran ataupun TV, dalam menyampaikan informasi kepada publik, tanpa melalui proses yang rumit dan butuh waktu banyak seperti siaran TV atau sajian media cetak. Popularitas radio  semakin memudar setelah digilas televisi, dan sekarang pendengarnya disedot beragam media di internet. Orang kini dengan mudah mendapatkan berita dan hiburan atau lagu di jejaring dunia maya. Beragam informasi berserakan di Facebook, Twitter, Instagram, dan media sosial lainnya. Tetapi untuk kali ini radio dikalahkan oleh gadget-gadget yang sangat canggih setiap hari mengeluarkan model-model terbaru dan mempromosikan fitur-fitur canggihnya bagiamana orang tidak tergiur dengan semuanya. Saat ini khalayak  hanya mendengarkan radio ketika berkendara mobil untuk mendengarkan lagu pengusir kantuk atau mendengarkan informasi lalu lintas guna menghindari kemacetan. Pada saat ini radio sedang ditantang kekretivitasannya dan dengan adanya persaingan ketat di era digital ini radio harus dipikirkan bagaimana agar bisa menjadikan radio ini lebih maju dan berjuang untuk menjadi yang lebih baik agar tidak sampai berhenti hanya sampai di titik itu saja. Dengan semakin pesatnya pertumbuhan internet dewasa ini menjadi tantangan bagi pengelola studio radio siaran untuk lebih kreatif dan inovatif dalam menyajikan konten. Jika tidak, eksistensi radio akan tersisihkan oleh daya tarik media internet yang mampu menyajikan semua kebutuhan konsumen. Dulunya Radio ini sangat menjanjikan sebagai lahan industri masyarakat karena penyiar radio adalah sebuah profesi yang menuntut sebuah keahlian dan profesionalitas yang tinggi, serta keinginan kuat bagi para pelaku industri radio untuk membangun infrastruktur teknologi digital agar masyarakat dapat mengakses siaran radio melalui internet atau audio streaming. Pasang surutnya radio tidak menjadikan radio menghilang dari dunia digital sampai titik ini detik ini masih ada orang yang mendengarkan radio. Zaman semakin hari senantiasa akan berubah dan berkembang, seiring dengan teknologi komunikasi dan informatika yang akan selalu bertransformasi demi pemenuhan kebutuhan informasi. Kelak kebiasaan masyarakat inilah yang akan mengakar menjadi sebuah budaya yang populer. Radio sebagai salah satu media penyampaian informasi harus tetap membuka diri pada realita dan perubahan social yang ada. Tidak selamanya suatu perubahan menjadi tantangan radio dalam mempertahankan eksistensinya, tetapi justru bisa dimanfaatkan sebagai peluang untuk kemajuan teknologi radio sekarang ini. Jumlah penikmat siaran radio juga masih tergolong banyak. Dan agar para pendengar siaran radio tak berpaling, pengelola radio perlu mengatur strategi. Mereka perlu membuat program siaran yang tajam, sesuai target dan berbeda. Salah satu contoh, Gen FM dengan salah sambungnya serta Radio Suara Muslim dengan siaran murottalnya. Selain itu, media radio masih tetap bisa bertahan karena memiliki karakteristik yang yang tak dimiliki media konvensional lain, yakni imajinatif. Melalui siaran radio, penyiar akan bisa sangat dekat dan menjalin keakraban dengan pendengar.

 

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

NASKAH SIARAN RADIO

CATATAN KRITIS ATAS TULISAN KOMPAS DAN YOUTUBE